×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 512

Gempa Guncang Malaka, Semburan Masin Lulik Beraroma Minyak Featured

Air Laut Surut Tiba-Tiba, Warga Mengungsi

Betun - Gempa bumi yang menguncang wilayah Kabupaten Malaka, Rabu (24/6) lalu sekira 10 detik namun cukup kuat itu diduga bersumber dari letusan bukit Masin Lulik yang terletak di Kecamatan Kobalima. Pasalnya setelah terjadi gempa, kondisi bukit Masin Lulik telah mengeluarkan semburan lumpur berbau minyak. Tak cuma itu, akibat gempa ini, air laut di pantai wilayah tersebut surut hingga mencapai satu kilometer.

Fenomena langka ini sontak membuat warga yang bermukim di wilayah pantai menjadi panik dan memilih mengungsi dari rumah mereka untuk mencari tempat yang lebih nyaman diketinggian.

Penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere yang dikonfirmasi Timor Express di Betun ibu kota Kabupaten Malaka, Kamis (25/6), membenarkan kejadian alam tersebut.

\"Saya baru pulang dari sana (Kobalima, Red) karena informasinya, banyak masyarakat yang takut dan sudah mengungsi dari rumahnya. Masyarakat takut tsunami karena setelah gempa, mereka ke laut, terlihat laut itu kering terus di sekitar lokasi bukit Masin Lulik ada bau tidak enak. Baunya menyerupai solar, bau bensin dan bau minyak tanah," terang Donatus meniru penjelasan masyarakat ketika memantau warga Kobalima. Karena itu kata Donatus, Camat Kobalima telah menghimbau agar warganya yang tinggal di pesisir pantai supaya selalu waspada karena kondisi Masin Lulik sejak dulu tidak pernah mengeluarkan bau tidak enak seperti saat ini. "Kita menghimbau agar warga yang tinggal di pesisir supaya selalu waspada. Dan camat sudah sampaikan ke warganya karena yang namanya bencana kita tidak tahu kapan dia terjadi. Sekarang memang masyarakat sudah tenang, tapi harus selalu waspada," imbuh Donatus.

Eman Nahak, salah seorang warga Bolan Kecamatan Malaka Tengah mengungkapkan, di wilayahnya selama bulan ini (Juni) sudah terjadi tiga kali gempa bumi. "Ini bulan (Juni) sudah terjadi gempa yang ketiga kali, kalau ada tanda-tanda seperti yang disampaikan warga maka ada kemungkinan orang sedang melakukan mengeruk potensi yang ada pada Masin Lulik berupa pemboran minyak mentah," duga Eman.

Karena itu dirinya meminta agar pemerintah perlu proaktif untuk dapat melakukan pengawasan secara ketat sehingga potensi hasil bumi yang dimiliki Kabupaten Malaka tidak dicuri oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab.

Sumber : Timor Express Sabtu, 27 Juni 2015

Last modified on Wednesday, 08 July 2015 07:56

Go to top